Tag Archives: pendidikan

Transformasi Indonesia 2050 (1) – Pendidikan Liberal Arts

Demi waktu, Sungguh manusia dalam keadaan merugi, Kecuali mereka yang beriman dan beramal shalih, dan Saling menasehati untuk kebenaran dan kesabaran – Al Qur’an, Surat al ‘Asr Ini adalah orasi yang disampaikan pada dies natalis ITS 1. Pendahuluan 2. Pendidikan Gagal Membangun Bangsa yang Berdisiplin 3. Pengertian dari Waktu dan Mengapa Ia Penting 4. Implikasi …

Transformasi Indonesia 2050 (2): Pendidikan Gagal Membangun Bangsa yang Berdisiplin

Masalahnya adalah, jika pendidikan kita dapat didefinisikan sebagai sebuah proses memaknai seluruh pengalaman hidup kita,pendidikan di Indonesia selama 20 tahun terakhir ini didekati secara sempit, formalistik, terlalu berorientasi pasokan sebagai sebuah sektor di antara sektor-sektor lainnya. Pendidikan juga bukan arus utama pembangunan, terutama sebagai upaya memberantas kemiskinan. Bahkan melalui kebijakan Ujian Nasional yang ikut menentukan …

Transformasi Indonesia 2050 (3): Pengertian dari Waktu dan Mengapa Ia Begitu Penting

Jika budaya merupakan basis kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan teknologi sebuah masyarakat, maka ciri pokok yang membedakan sebuah bangsa yang maju dengan yang terbelakang adalah budaya waktunya. Artinya, sementara bangsa yang maju memiliki budaya waktu yang sehat, bangsa yang terbelakang tidak memilikinya. Budaya waktu yang tidak sehat pada sebuah masyarakat dicerminkan dari, pertama, ketidakpekaan waktu masyarakat …

Transformasi Indonesia 2050 (4): Implikasi Merusak Ketidakpekaan Waktu

Pendidikan bangsa ini terbukti tidak memberikan kemampuan yang memadai bagi masyarakatnya untuk memahami waktu dan kemudian mengapresiasinya sebagai sumberdaya yang terbatas. Bangsa ini tidak memiliki kepekaan waktu yang dibutuhkan untuk menjadi bangsa yang maju. Ketidakpekaan waktu menyebabkan implikasi merusak yang luas di berbagai bidang kehidupan masyarakat kita saat ini. Salah satu akibatnya adalah ketidakdisiplinan terhadap …

Transformasi Indonesia 2050 (5): Pendidikan Liberal Arts: Membangun Kepekaan Waktu

Dalam rangka melahirkan agen-agen perubahan di masyarakat, khususnya dalam rangka menyiapkan manusia yang mengemban tugas mentransformasikan sumberdaya alam menjadi besaran-besaran nilai tambah yang tinggi, pendidikan terpenting adalah pendidikan yang menumbuhkan kesadaran, penghargaan, dan kepatuhan (disiplin) terhadap waktu. Artinya, aspek disiplin yang terpenting adalah disiplin waktu (time discipline). Bagaimana kita menumbuhkan kepekaan waktu dan, kemudian, disiplin …

Transformasi Indonesia 2050 (6): Catatan Untuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Kita mengamati betapa pendidikan kita selama ini perlu direorientasikan kembali untuk mengembangkan pendidikan liberal artsyang membangun kesadaran sejarah, kecerdasan-kecerdasan bahasa, dan seni -terutama musik-, serta pendidikan jasmani yang membangun kecerdasan kinestetik. Encyclopædia Britannica mendefinisikan liberal arts sebagai “college or university curriculum aimed at imparting general knowledge and developing general intellectual capacities, in contrast to a professional,vocational, or technical curriculum.” …

Transformasi Indonesia 2050 (7): Transformasi Indonesia 2050: Penutup dan Kepustakaan

Merenungkan tantangan Transformasi Indonesia 2050, benarlah apabila Qur’an memberikan apresiasi yang tinggi terhadap budaya membaca (perintah dan ayat pertama Qur’an adalah perintah ”iqra’ !”), dan budaya waktu yang sehat. Bahkan, seperti dinyatakan oleh Kusmayanto Kadiman, bisa dikatakan bahwa Ramadlan merupakan paket pendidikan kilat untuk membangun disiplin. Penulis ingin menegaskan bahwa Ramadlan merupakan diklat liberal arts. Dalam kaitan disiplin waktu, Rasulullah …

Pendidikan Waktu: Sebuah Strategi Budaya

Demi waktu, Sungguh manusia dalam keadaan merugi, Kecuali mereka yang beriman dan beramal shalih, dan Saling menasehati untuk kebenaran dan kesabaran Al Qur’an, – Surat al ‘Asr Pendahuluan Sejarah peradaban manusia telah dengan jelas menunjukkan kepada kita, bahwa kekayaan sumberdaya alam, warna kulit, dan kecerdasan sumberdaya manusia semata tidak menentukan keberhasilan sebuah bangsa menjadi bangsa …

Indonesia: Membaca atau Bubar!

Merenungkan kemerdekaan RI ke-62 saat ini, eksistensi Indonesia sebagai sebuah negara bangsa, serta prestasinya di kancah persaingan global, akan ditentukan oleh satu hal : rakyatnya membaca atau tidak. Jika rakyatnya tidak memiliki budaya membaca, Indonesia sebagai negara bangsa secara lambat namun pasti akan mengalami degradasi, disintegrasi, kemudian bubar, hilang dari peta dunia. Patut disayangkan bahwa …

Membangun Jati Diri Bangsa : Sebuah Tantangan Kreatif

Pada saat lintasan reformasi mengikuti jalur yang tidak jelas, dan lamban, serta menghadapi tantangan-tantangan multi-dimensi, beberapa kalangan pada beberapa waktu terakhir ini mulai mewacanakan tentang “kembali ke UUD 45”, dan jati diri bangsa. Bahkan dalam Musyawarah Nasional dan Konbes NU di Surabaya pada Agustus 2006 lalu difatwakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah “final”. …